Karama.id – Palu, Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. H. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., menegaskan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Untad Tahun 2026 dilakukan secara transparan, objektif, dan akuntabel tanpa adanya penambahan kuota mahasiswa baru.
Penegasan tersebut disampaikan Amar saat Serah Terima Berita Acara Pelaksanaan Ujian Seleksi Mandiri Untad 2026, Rabu (10/6/2026).

“Kami tegaskan bahwa tidak ada penambahan kuota penerimaan mahasiswa baru. Yang dilakukan hanya pemenuhan kuota yang masih tersisa sesuai jumlah yang telah ditetapkan dan dilaporkan ke kementerian,” kata Amar.
Rektor Untad Lantik Rifai Mardin sebagai PAW Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Fakultas Teknik”
Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang mengharuskan seluruh proses penerimaan mahasiswa baru selesai paling lambat Juli 2026.
Prof. Amar menjelaskan daya tampung jalur mandiri Untad tahun ini berjumlah 2.413 mahasiswa dan tidak mengalami perubahan dari kuota yang telah ditetapkan sebelumnya.
Selain itu, Rektor juga mengingatkan masyarakat agar tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku dapat membantu meluluskan peserta melalui jalur tertentu.
“Jangan percaya kepada oknum yang mengaku bisa meluluskan peserta. Kelulusan ditentukan sepenuhnya oleh hasil tes dan nilai yang diperoleh peserta. Tidak ada sistem titip-menitip,” tegasnya.
Ia menambahkan, Untad tidak menjalin kerja sama dengan pihak mana pun dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Seluruh tahapan pendaftaran dan seleksi dilakukan melalui mekanisme resmi yang telah ditetapkan universitas.
Rektor juga meminta panitia untuk menjaga integritas pelaksanaan ujian serta mengantisipasi berbagai bentuk kecurangan, termasuk praktik perjokian yang memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
“Kami ingin mendapatkan calon mahasiswa yang benar-benar unggul dan layak diterima di Universitas Tadulako. Karena itu, seluruh peserta harus bersaing secara sehat berdasarkan kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Untad, Sutriyani, SP., MP., menjelaskan Seleksi Mandiri Untad 2026 bertujuan memberikan kesempatan kepada lulusan SMA, SMK, Madrasah Aliyah, dan sederajat, khususnya di Sulawesi Tengah, untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Untad.
Seleksi dilakukan menggunakan instrumen kemampuan penalaran yang meliputi penalaran induktif, deduktif, kuantitatif, dan kompetensi lainnya. Total terdapat 80 soal yang harus dikerjakan peserta dalam waktu 90 menit.
Pendaftaran Seleksi Mandiri Untad berlangsung sejak 19 Mei hingga 8 Juni 2026. Pelaksanaan UTBK dijadwalkan pada 10–18 Juni 2026 di Media Center Untad, sedangkan ujian tertulis untuk Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Morowali dan Tojo Una-Una akan digelar pada 2 Juli 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 7 Juli 2026.
Tahun ini, jumlah peserta Seleksi Mandiri Untad mencapai 5.079 orang, terdiri dari 4.927 peserta UTBK di Media Center Untad dan 152 peserta ujian tertulis di PSDKU Morowali dan Tojo Una-Una.
Pelaksanaan ujian dipusatkan di Media Center Untad dengan dukungan 15 ruang ujian, 300 unit komputer, dan 247 pengawas.
Berdasarkan data peminatan pilihan pertama, Program Studi Ilmu Hukum menjadi program studi paling diminati dengan 459 peminat untuk 125 kursi yang tersedia. Posisi berikutnya ditempati Program Studi Manajemen dengan 435 peminat dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) sebanyak 377 peminat.
Sementara berdasarkan akumulasi pilihan pertama hingga keempat, Program Studi Manajemen menjadi yang paling banyak diminati dengan 1.063 peminat, disusul Ilmu Hukum sebanyak 1.044 peminat dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 807 peminat.
Adapun tingkat persaingan tertinggi tercatat pada Program Studi Farmasi, dengan rasio satu kursi diperebutkan oleh 43,08 peserta.
Secara keseluruhan, total peminatan pada seluruh program studi mencapai 16.053 pilihan, sementara daya tampung jalur mandiri hanya 2.413 kursi. Dengan demikian, rata-rata tingkat persaingan Seleksi Mandiri Untad 2026 mencapai 1 banding 6,65.














